Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Berkelana Dalam Atmosfer Gypsy di La Luna Resort

    La Luna Resort
    Bangunan Jawa sebagai area lobby
    Fasad depan kamar tipe family
    Nuansa tropis begitu kental pada area swimming pool
    Lantai atas kamar tipe family dengan twin bed

    Selain Bali, salah satu kota yang menjadi destinasi berlibur di Tanah Air adalah Yogyakarta. Kota Yogyakarta, atau dikenal familiar dengan sebutan Jogja merupakan kota yang terletak di Pulau Jawa yang cukup unik. Disebut unik lantaran di kota ini wisatawan dapat menikmati dan melihat berbagai tradisi Jawa yang begitu kental. Sejumlah tradisi Jawa tersebut juga dapat dilihat dari tata letak kota hingga budaya masyarakatnya. Kota Jogja yang merupakan Ibukota Daerah Istimewa Yogyakarta ini terkenal dengan Istana Sultan Yogyakarta atau Keraton Yogyakarta di mana keluarga Sultan masih tinggal di keraton tersebut. Istana ini terbuka untuk umum, namun tidak semua bagian bangunan dapat dimasuki oleh pengunjung. Banyak bagian bagian dari kota ini yang memiliki sentuhan budaya Jawa, dan hal inilah yang membuat pengunjung selalu ingat dengan karakteristik yang ada.

    Jogja akan memanjakan para pelancong yang berlibur dengan sejumlah fasilitas yang tersedia, mulai dari wisata kuliner dan wisata alam lainnya. Di daerah ini wisatawan juga dapat dengan mudah menemukan sejumlah tempat penginapan, mulai dari losmen dari harga yang paling murah, hotel, villa, hingga sejumlah resort dengan fasilitas menarik. Khusus untuk resort, seiring dengan terus berkembangnya Jogja menjadi salah satu tujuan wisata domestik maupun internasional, maka tak heran jika pembangunan resort di Jogja terus mengalami perkembangan. Baik resort yang sudah lama dibangun maupun resort-resort baru terus berinovasi menghadirkan suasana menginap yang mengesankan bagi pengunjungnya. Salah satu resort dengan konsep menginap yang menarik di Jogja yaitu La Luna Resort yang berlokasi di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8, Mudal, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.

    Resort yang beroperasi sejak 6 Juni 2019 tersebut mengusung konsep gypsy layaknya berada di kawasan Eropa bernuansa tropis yang kental, dimana unsur kayu dan tanaman hijau begitu mendominasi hampir di segala sudut penginapan. Tema yang diusung oleh La Luna Resort diharapkan mampu membawa kenikmatan suasana resort tropis di sela hiruk-pikuk dan kesibukan kota Jogja. Di kalangan anak-anak muda Jogja hotel ini sudah tidak asing lagi karena resort ini instagramable dan cukup hits di media sosial. Konsep penginapan yang menghadirkan nuansa natural dan cenderung temaram tersebut selaras dengan penamaannya, dimana nama La Luna sendiri diambil dari bahasa Spanyol yang mempunyai arti 'rembulan'. “Kalau nama La Luna sendiri berasal dari bahasa Spanyol yang berarti rembulan. Kesan rembulan yang temaram menjadi inspirasi dalam membangun penginapan ini, karena kami ingin menghadirkan pengalaman menginap yang jarang ditemukan di tempat lain,” ungkap Drajat Kuntjoro selaku Corporate General Manager La Luna Resort.

    Jika terlihat sekilas dari fasad depan bangunan penginapan, mungkin tidak akan terbayang hidden paradise yang terletak di belakangnya. Area resort memang terletak agak tersembunyi di balik bangunan resto dan lobby room. Untuk menuju ke area tersebut dapat melalui sebuah jalan setapak beralaskan kayu lawasan diantara resto dan lobby yang cukup menarik dengan tatanan lampu yang tergantung pada kayu-kayu bekas bajak sawah. Pada sisi kanan terdapat sebuah bangunan Jawa yang difungsikan sebagai lobby area. Furnitur dan juga dekorasi area lobby didominasi oleh unsur kayu dan batu alam yang menghadirkan nuansa natural di dalamnya. Sentuhan alami pada area lobby semakin diperkuat dengan hadirnya sebuah kolam dan pohon yang menjulang tinggi tepat di tengah ruangan. Beberapa kain tradisional yang menggantung menjadi aksen etnik pada area lobby. Sedangkan pada sisi kiri difungsikan sebagai resto yang juga dibuka untuk umum bernuansa gypsy dengan instalasi furnitur-furnitur rustic.

    Memasuki area resort yang menyuguhkan total 12 kamar dengan 3 tipe pilihan yaitu deluxe room, premiere room, dan family room tersebut, terdapat sebuah pintu gerbang yang cukup ikonik dengan material kayu lawas bertuliskan 'La Luna'. Melangkah dari pintu gerbang utama, pengunjung akan merasakan nuansa yang sangat berbeda dibandingkan dengan hiruk-pikuk kota Jogja. Di area ini nampak bangunan-bangunan rumah kayu yang berjajar di antara rerimbunan pohon dan tumbuhan hijau nan sejuk. “Di resort ini, kami ingin pengunjung dapat merasakan sensasi menginap di tempat yang sejuk dan tenang. Pengunjung yang seharian sudah lelah berwisata di tengah hiruk-pikuk kota Jogja, ketika kembali ke penginapan akan dimanjakan oleh ketenangan dan suasana penginapan ini,” ujar Drajat.

    Tipe kamar yang pertama yaitu tipe deluxe room dengan kapasitas 2 orang. Kamar tersebut menggunakan sebuah rumah kayu dengan dekorasi warna-warni pastel yang nampak cantik dan kekinian. Pada sisi depan bangunan kamar terdapat sebuah teras yang dapat digunakan sebagai tempat bersantai bagi tamu yang menginap. Memasuki bangunan kamar, unsur kayu nampak mendominasi ruangan dengan kesan rustic nan unik. Nuansa klasik semakin diperkuat dengan penggunaan furnitur lawasan dengan desain serupa. Tempat tidur utama menggunakan ranjang kayu berdesain klasik berwarna putih yang nampak senada bed cover dan kelambu tidur. Walaupun dekorasi ruang kamar dikonsep klasik dan rustic, namun fasilitas seperti air conditioner, televisi, serta bathroom modern dihadirkan demi menunjang kenyamanan tamu saat menginap. Hal menarik terdapat pada sisi bathroom dengan konsep semi outdoor yang menjadi daya tarik tersendiri. Kamar mandi yang luas dengan fasilitas shower dan bathup serta atap terbuka menghadirkan pengalaman menarik bagi tamu.

    Tipe kamar berikutnya yaitu tipe premiere room yang memiliki konsep dan fasilitas serupa dengan tipe kamar deluxe, namun yang membedakan hanya pada luasan kamar dan juga snack & meal yang disediakan pada kamar tersebut. Beralih menuju kamar tipe family, konsep kamar mezzanine diaplikasikan untuk menunjang kapasitas kamar yang dapat menampung hingga 4 orang. Dekorasi kamar tetap mempertahankan konsep awal yang diusung. “Untuk tipe kamar deluxe dan premiere sendiri kami sediakan untuk segmen couple dengan dekorasi dan fasilitas kamar yang kurang lebih serupa. Untuk tamu dengan segmen family yang membawa serta anak-anak mereka akan kami arahkan di kamar tipe family room,” tambah Drajat.

    Fasilitas lain dari La Luna Resort yang tidak kalah menarik yaitu sebuah kolam renang yang terletak tepat di tengah area kamar-kamar. Kolam renang dengan konsep tropis tersebut cukup menjadi daya tarik bukan hanya tamu yang menginap namun juga pengunjung umum yang datang hanya untuk sekedar berenang di La Luna karena kolam renang tersebut juga dibuka untuk umum dan tidak harus menginap di resort tersebut. Dari segi harga, La Luna menawarkan tarif sebesar 700 ribu rupiah per malam untuk kamar tipe deluxe. Kemudian untuk kamar tipe premiere ditawarkan mulai dari harga 850 ribu rupiah per malam, dan kamar tipe family di harga 1,2 juta rupiah per malam. Harga tersebut berlaku untuk weekdays, sementara untuk weekend harga yang dipatok akan mengalami kenaikan. Untuk kamar tipe deluxe menjadi 900 ribu rupiah per malam, kamar tipe premiere 1,1 juta rupiah, dan tipe family room menjadi 1,5 juta rupiah per malamnya. Harga tersebut sudah termasuk breakfast di resto. “Kami juga memiliki penawaran Sunday package untuk tamu yang menginap di hari Minggu. Untuk kamar tipe deluxe di harga 950 ribu rupiah, kamar tipe premiere seharga 1,150 juta rupiah, dan tipe family di harga 1,2 juta rupiah. Package tersebut sudah termasuk dinner di La Luna Resto,” pungkas Drajat menutup perbincangan. Farhan-red

    LA LUNA RESORT
    Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,
    Mudal, Sariharjo, Ngaglik,
    Sleman, Yogyakarta
    Telp. : (0274) 2883119 / 08229080005

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain