Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Dekorasi American Style Otak-Atik Ciamik Lily Lestari

    Lily Lestari Yusno beserta putrinya
    Dekorasi Ruang Keluarga
    Playground dengan sentuhan unsur tropis
    Ruang makan dengan mini pantry
    Kamar tidur anak

    Memiliki hunian yang nyaman tidak melulu harus berukuran besar dan luas. Bagi Anda pemilik rumah berukuran kecil, Anda juga tetap dapat membuatnya nyaman dan terutama fungsional. Gaya hidup minimalis menjadi semakin tren belakangan ini. Semakin banyak orang yang mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk pada saat mendesain hunian. Rumah minimalis modern memang dianggap lebih ideal pada zaman sekarang karena lahan untuk tempat tinggal semakin lama semakin menyempit. Ciri khas paling utama dari rumah berkonsep minimalis adalah desain yang simpel, furnitur yang tepat guna, dan kesan yang lebih lega. Memiliki hunian yang minimalis tentu sangat menyenangkan karena rumah biasanya terlihat lebih rapi setiap saat. Dari sisi perawatannya, rumah minimalis juga terbilang mudah dan tidak membutuhkan perlakuan khusus sehingga lebih efisien terutama bagi mereka yang sehari-harinya disibukkan oleh tuntutan pekerjaan.

    Hal tersebut yang mendasari pasangan suami istri, Iwan dan Lily Lestari Yusno dalam membangun rumah sebagai hunian bagi keluarga tercinta yang beralamat di Jalan Ateka No. 71 Druwo, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Memiliki luas tanah 207 m², yang tampak maksimal dari rumah tersebut adalah efisiensi ruang dalam setiap jengkalnya. Lily tak membiarkan setiap area di rumahnya tidak memiliki fungsi dan kegunaan. Ia berhasil menata, mendesain, dan mendekorasinya menjadi sebuah rumah idaman yang tak kalah elegan dengan rumah-rumah mewah berukuran besar. “Dulu awalnya beli rumah ini memang dekorasinya biasa saja. Sempat ditinggal ke Manado juga karena suami tugas di sana, jadi sekeluarga ikut ke sana dan rumah ini sempat dikontrakkan. Kemudian setelah kami tinggal di Jogja lagi baru kepikiran untuk merenovasi rumah. Kebetulan dari dulu ingin punya rumah dengan desain American style. Ya sudah akhirnya fokus renovasi di bagian interior dan teras rumah dulu, karena kalau renovasi semua bangunan memakan waktu lebih lama juga,” cerita wanita yang telah dikaruniai 3 orang buah hati tersebut.

    Nampak pada bagian depan bangunan rumah yang mulai ditempati sejak tahun 2008 tersebut, fasad minimalis dengan pilihan warna putih tampil cantik dengan perpaduan unsur kayu dan batu alam. Masuk ke area halaman rumah, terdapat carport dengan konsep minimalis dibalut dengan nuansa putih. Pada sudut halaman depan tepat di samping carport, difungsikan sebagai taman hijau yang menghadirkan nuansa alami di area halaman depan. Sebuah ayunan pada sisi taman depan menjadi tempat bersantai sekaligus area bermain di luar rumah bagi anak. Nuansa putih kembali mendominasi sisi teras rumah table set bergaya klasik berwarna coklat. Sebuah lampu gantung dengan desain ala lentera semakin memberi kesan vintage pada sisi teras rumah.

    Memasuki bagian dalam bangunan rumah, terdapat ruang tamu yang nampak begitu mewah dengan tema dekorasi American style. Dominasi dinding berwarna putih tetap dipertahankan, berpadu dengan sentuhan abu-abu pada furnitur yang digunakan. Sofa set bergaya vintage menjadi daya tarik tersendiri pada area ruang tamu. Beberapa pernak-pernik dekorasi bergaya shabby chic seperti rak susun, cabinet, serta sebuah cermin pada sudut ruang tamu semakin mempercantik tampilannya. Sudut ruang tamu tersebut menjadi area instagenic diantara sisi ruangan lain yang ada di dalam rumah. Sebuah lampu gantung vintage menjadi pemanis dekorasi ruang dari sisi penerangan yang memberikan kesan hangat di dalam ruang tamu.

    Bergeser menuju living room dari rumah yang memiliki luas bangunan kurang lebih 180 m² tersebut, nuansa hangat nan nyaman nampak begitu terasa dari pemilihan furnitur serta warna-warna kecoklatan yang menghiasi di dalamnya. Sebuah sofa bergaya klasik berwarna coklat nampak senada dengan karpet dan backdrop televisi, berpadu dengan nuansa putih dari dinding ruangan. Sebuah televisi layar datar menjadi entertainment pada ruang keluarga. Beberapa pernak-pernik dekorasi bergaya bohemian nampak menghiasi beberapa sudut ruangan memberikan kesan cantik di dalam ruangan. “Ya bisa dibilang ruang favorit di rumah ini adalah ruang keluarga. Mulai dari furnitur hingga pernak-pernik dekorasinya memang sengaja saya pilih sendiri, jadi senang aja gitu kalau lihat dan menghabiskan waktu dengan keluarga di ruangan ini,” ujar Lily.

    Ruang keluarga tersebut terletak bersebelahan langsung dengan area ruang makan dan mini pantry. Kitchen set kayu bergaya vintage minimalis memberikan kesan simpel pada pantry. Tepat di sebelah area pantry nampak ruang makan dengan table set kayu berwarna putih bergaya klasik. Sebuah lampu gantung melengkapi sisi lighting pada area meja makan. Pada sisi lain ruang makan, terdapat sebuah cabinet bernuansa putih dengan aksen kayu lengkap dengan cermin yang digunakan sebagai tempat menaruh pernak-pernik penghias ruangan. Ruang makan tersebut memiliki sebuah jendela berukuran besar tepat di sampingnya yang menjadikan sisi pencahayaan alami menjadi maksimal ketika siang hari.

    Kamar tidur utama terletak pada sudut area lantai bawah dengan konsep dekorasi interior bergaya vintage bernuansa elegan nan nyaman. Ranjang tidur minimalis berbahan kayu berukuran king size nampak begitu nyaman dengan bed cover bernuansa grey. Dinding kamar dengan nuansa putih, berpadu dengan lantai kamar bermotif klasik semakin menambah nuansa hangat di dalam kamar tidur. Pada salah satu sisi kamar terdapat sebuah almari pakaian berukuran besar bergaya senada dengan abu-abu yang semakin mempercantik sisi interiornya. Dekorasi menarik juga dapat ditemui pada sisi bathroom kamar tidur utama yang dilengkapi dengan fasilitas modern seperti toilet serta shower. Dinding dan lantai kamar mandi didominasi oleh aksen tegel motif klasik serta sisi wastafel dengan sentuhan warna putih yang menampilkan nuansa bersih di dalamnya.

    Kamar tidur anak juga memiliki desain interior cukup menarik dan tematik. Tema kamar girly yang didominasi dengan warna putih dan biru menjadi unsur yang begitu nampak pada kamar tidur anak. Almari pakaian, meja belajar, hingga bed cover bernuansa putih, biru, dan pink yang menegaskan warna favorit dari anak perempuan dari pasangan Iwan dan Lily.

    Pada sisi ruangan belakang difungsikan sebagai playground untuk ketiga anaknya. Lantai menggunakan rumput sintetis sehingga lebih aman bagi anak dan menampilkan kesan hijau di dalam rumah. Beberapa wahana permainan nampak tertata pada playground tersebut, beserta beberapa furnitur rotan bergaya klasik yang mempercantik dekorasi. Sebuah piano elektrik juga nampak pada sisi ruang playground. Memaksimalkan space yang ada, pada sudut ruang belakang yang berbatasan dengan ruang playground dimanfaatkan sebagai laundry room dengan pencahayaan alami yang berasal dari sisi pintu belakang. Pada area belakang juga terdapat akses tangga menuju lantai atas yang difungsikan sebagai ruang jemur dan juga gudang. “Memang inti dari proses renovasi yang kami lakukan pada rumah ini yaitu memaksimalkan space yang ada sehingga nuansa di dalam rumah tetap nyaman dan tidak terkesan penuh. Sempat tidak menyangka juga saat saya post foto-foto rumah ini malah banyak yang suka dan jadi inspirasi. Padahal saya benar-benar hanya iseng aja posting,” pungkas Lily mengakhiri perbincangan. Farhan-red

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain