Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Ekspresi Gaya Modern-Industrial Hunian Andri N. de Feraudy

    Eskpresi Gaya Modern Industrial Hunian Andri N
    Entrance room didominasi instalasi seni dan Ruang utama bernuansa vintage
    Sofa set vintage hiasi ruang lantai atas
    Area dapur bergaya ala book bar dan Desain minimalis kitchen set
    Kamar tidur utama hadirkan nuansa minimalis dengan aksen seni

    Gaya bangunan industrial hingga saat ini masih digemari bagi sebagian orang. Banyak tempat-tempat yang mengadopsi konsep ini karena mempunyai desain unik dan menarik. Keunikan gaya bangunan tersebut rupanya juga turut menginspirasi seorang Andri N. de Feraudy dalam merancang dan membangun hunian pribadinya yang beralamat di dusun Yapah, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.

    Diceritakan oleh Andri, sapaan akrab pemilik rumah, bahwa awal mula memilih bangunan bergaya semi industrial tersebut tidak lepas dari pengalamannya tinggal selama 24 tahun di luar negeri. “Kurang lebih selama 24 tahun saya tinggal dan bekerja di luar negeri. Saat itu sempat cukup lama juga tinggal di Perancis. Di sana saya begitu mengagumi desain arsitekturnya, yang banyak mengaplikasikan ruang terbuka dengan kaca berukuran besar. Akhirnya ketika saya memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan menetap di sini, saya ingin membangun rumah dengan konsep terbuka seperti itu, dan gaya arsitektur semi industrial inilah yang saya pilih,” papar ibu satu anak tersebut.

    Nampak dari fasad bangunan 2 lantai yang mulai ditempati sejak awal bulan September 2021 tersebut, secara bentuk bangunan utamanya sendiri bergaya rumah minimalis modern pada umumnya. Konsep arsitektur tersebut diperkuat dengan banyak bukaan lewat aplikasi material kaca berukuran besar pada sisi dinding depannya. Selain untuk memaksimalkan sirkulasi cahaya dan udara alami, sehingga ruangan lebih terasa lega dan lapang. Pada sisi bagian depan rumah tersebut tampil menarik dengan aplikasi roster beton dipadukan dengan dinding unfinished yang semakin memperkuat konsep arsitektur industrial. Sentuhan natural diberikan dengan adanya mini garden di bagian depan dengan berbagai tanaman hias yang membangun kesan bangunan lebih hidup dan tidak kaku. “Untuk konsep awal pembangunan rumah ini memang ide dari saya sendiri. Kemudian dalam mencari arsitek designer juga memakan waktu yang cukup lama, karena dalam membangun rumah pribadi ini saya ingin yang benar-benar dapat merepresentasikan keinginan saya. Akhirnya ketemu dengan Salira Design yang dapat mewujudkan desain bangunan rumah saya hingga menjadi seperti ini,” imbuh Andri.

    Memasuki dalam area rumah dengan luas bangunan 118 m² ini, konsep interior dengan berbagai macam instalasi seni nampak begitu mendominasi sisi dalam rumah. Tepat di balik pintu utama, terdapat sebuah entrance room dengan furnitur berupa meja kayu antik lengkap dengan beberapa pernak-pernik penghias dekorasi tertata rapi di atasnya. Nampak juga lukisan-lukisan bernilai seni tinggi yang terpajang pada sisi dinding unfinished menjadi pelengkap dekorasi interior nan cantik.

    Beralih lebih ke dalam menuju area ruang utama rumah yang berdiri di atas lahan seluas 350 m² tersebut, nuansa klasik terasa begitu kental lewat penggunaan furnitur di dalamnya. Sebuah meja kayu berada tepat di tengah ruangan dengan beberapa kursi besi bergaya vintage menjadi tempat untuk menjamu tamu sekaligus sebagai meja makan. Tepat di sebelahnya terdapat sebuah ruangan yang difungsikan sebagai dapur dengan berbagai pernak-pernik dekorasi ruangan nan cantik. Desain kitchen set serta meja ala bar pada area tersebut tampil menarik bergaya minimalis bernuansa putih. Area ruang dapur tersebut mempunyai bukaan jendela yang mengarah langsung ke bagian teras depan sehingga sirkulasi udara di dalamnya menjadi lebih sejuk. Pada bagian dindingnya, tak lupa Andri juga turut menambahkan sebuah rak dimana terdapat buku-buku bacaan yang tertata rapi di dalamnya.

    Hunian tersebut memiliki 2 kamar tidur, dimana salah satunya berada di bagian lantai bawah. Kamar tidur pada lantai bawah tersebut juga tak lepas dari sentuhan dekorasi simpel namun tampak menarik dan nyaman. Sebuah tempat tidur berukuran single yang dipesan khusus dengan material rotan menjadi fasilitas utama di dalamnya. Sentuhan material kayu pada bagian lantai kamar memberikan kesan hangat di dalamnya. Pada bagian dinding juga diberikan sentuhan seni dengan lukisan bergambar bunga yang mempercantik tampilan interiornya. “Dalam membangun rumah ini, saya ingin menjadikan segala sudut ruangan sebagai kanvas. Kebetulan saya sangat mencintai segala unsur yang bernilai seni. Jadi sebagian besar dinding di dalam rumah ini saya berikan unsur lukisan, bahkan hingga di bagian dinding kamar mandi juga,” ujar Andri.

    Pada salah satu sudut ruangan, terdapat sebuah tangga yang menjadi akses menuju area lantai atas rumah tersebut. Area tangga tersebut tampil menawan dengan dekorasi rak buku serta lukisan bertema flora dan fauna pada sisi dindingnya. Di area lantai atas tersebut terdapat sebuah ruang bersantai yang letaknya berada tepat di depan kamar tidur utama. Sebuah table set bergaya vintage nampak pada ruang bersantai tersebut sebagai fasilitas tempat duduk. Dinding kaca berukuran besar yang memiliki view langsung menuju area persawahan nan hijau di bagian depan rumah menjadi daya tarik tersendiri. Menghadirkan nuansa sejuk dan nyaman ketika bersantai di area tersebut.

    Memasuki kamar tidur utama di area lantai atas, kesan hangat dan nyaman langsung terasa lewat penggunaan furnitur dan dekorasi kamar bernuansa vintage nan simpel. Nampak sebuah tempat tidur berukuran king size bernuansa maroon dikombinasikan dengan warna cream pada bed cover. Sentuhan seni lukis lagi-lagi nampak pada sisi dinding kamar tidur tersebut bergambar daun nan cantik. Sebuah bukaan kaca berukuran besar dengan pemandangan langsung menuju area backyard hijau yang begitu menyejukkan. “Dalam prosesnya memang rumah ini saya konsep sebagai rumah tumbuh yang nantinya masih akan terus berkembang, baik dari interior maupun eksteriornya. Jadi kalau dibilang saat ini apakah rumah ini sudah selesai pembangunannya? Saya rasa belum dan masih akan mengalami perubahan sesuai dengan apa yang saya inginkan nantinya,” pungkas Andri. Farhan-red

    PARTNER
    Archira - Architecture & Interior    A + A Studio    Sesami Architects    Laboratorium Lingkungan Kota & Pemukiman Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW    Team Arsitektur & Desain UKDW    Puri Desain