Pasang IKLAN BARIS GRATIS! DAFTAR | LOGIN


Sebaran & Sinergi Bisnis Properti Jogja - Magelang – Klaten – bagian 1

    Kawasan hunian konsep tropis Hyarta Ecovillage
    Rumah standar tipe 65, Tjokro Riverview
    Model hunian tipe 50 cluster Tulip-Alamanda Estate Magelang

    Potensi investasi properti di Magelang maupun Klaten mulai terlihat semakin kentara. Pesatnya pertumbuhan properti di Jogja khususnya wilayah Sleman, memberikan peluang kepada kota tetangga Kedekatan geografis antara Jogja – Magelang - Klaten membuka peluang bagi pertumbuhan bisnis properti sangat prospektif. Kedua daerah tersebut kebetulan berbatasan langsung dengan Sleman. Isu positif lainnya ialah adanya rencana pembangunan infrastruktur skala nasional, yakni pembangunan tol trans jawa yang akan membuat akses exit tol yang menghubungkan kedua kota tersebut.

    Kota Magelang berada di jalur utama Semarang-Yogyakarta. Cocok dipilih sebagai daerah potensial untuk investasi properti, karena adanya banyaknya objek wisata yang favorit, dengan magnet utamanya Candi Borobudur. Untuk kota Klaten, potensi sebagai kota transit sekaligus kota penyangga tenaga kerja bagi kota sekitar, seperti Jogja, Solo, dan Boyolali.

    Memang pasar properti di Magelang dan Klaten masih di dominasi oleh pangsa pasar menengah. Segmentasi pasar properti Magelang dan Klaten masih banyak yang mencari sebagai tempat tinggal pertama. Namun seiring dengan berjalannya waktu, diyakini dapat menembus pasar middle up. Dengan pilihan yang masih banyak dan harga yang dinilai lebih murah dari kota Jogja (khususnya Sleman-red), konsumen akan dimudahkan menentukan pilihan tipe huniannya. Melihat potensi tersebut, kali ini kami hadirkan progress dan update perkembangan beberapa titik lokasi perumahan Jogja, Magelang, dan Klaten.

    Hyarta Ecovillage tak dipungkiri menjadi kawasan hunian paling premium yang ada di Jogjakarta, khususnya area dalam Ringroad. Kawasan yang berada di tepi Jalan Laksda Adisucipto Km 8,5 membuat Hyarta Ecovillage menjadi perumahan yang sangat strategis. Berada dalam kawasan yang sudah komplit dari berbagai sarana penunjang kehidupan, membuat penghuninya akan dimanjakan dengan berbagai kemudahan untuk beraktivitas sehari-hari. Hyarta Ecovillage berada di jantung kota namun tetap jauh dari hingar-bingar pusat keramaian menjadikannya sangat sempurna sebagai tempat tinggal.

    Dari Transmart Carefour yang berjarak 500 meter dari Hyarta Ecovillage, menuju Ambarukkmo Plaza, Hartono Mall, serta rumah sakit Hermina, JIH, Bhayangkara, dan Hardjolukito pun bisa ditempuh dalam jarak tidak lebih dari 4 km, serta hanya berjarak kurang 1 km dari Bandara Internasional Adisucipto, serta hanya 15 menit dari kawasan kampus Babarsari dan Seturan Jogja, yakni Atmajaya, STIE YKPN, UPN, Mercu Buana, serta sekolah kedirgantaraan STTA.

    Monica Sunarto, selaku Assistant Manager PT. Darsana Tempa Internasional, anak perusahaan PT. Jakarta Setiabudi selaku developernya, mengungkapkan kawasan hunian ini memiliki luasan keseluruhan mencapai 5 hektar yang mengusung green living concept. “Hyarta Ecovillage dibangun untuk menjadi bagian positif dari Jogja dengan mendedikasikan sebanyak 45% luas lahannya sebagai konservasi alam yang menjadi area hijau. Selain akan berfungsi sebagai fasilitas untuk penghuni, lahan hijau ini menjadi standar bagi luxurious residential di Jogja, di mana kualitas kehidupan tak hanya ditentukan oleh estetika desain yang baik, tetapi juga konsep penataan dan pemeliharaan lingkungan yang baik. Kita memiliki kewajiban baru untuk menjadikan ruang tersebut bermaanfaat bagi lingkungan di sekitar kita. Namun, kami tak hanya menghadirkan lingkungan asri di kawasan ini. Konsep hunian juga dikembangkan dengan menggunakan material ramah lingkungan, dengan meminimalisir penggunaan material berbahan kayu," paparnya.

    Rumah-rumah di Hyarta Ecovillage dirancang dengan memadukan unsur budaya Jawa dengan pendekatan desain urban modern. Atap unik Joglo yang menjadi ciri khas rumah Hyarta Residence sebelumnya tetap dipertahankan. Desain fasad barunya yang memikat terbuat dari kombinasi material kayu dan batu yang terlihat elegan dan tak lekang oleh waktu. Penataan layout interiornya dengan banyak ruang terbuka yang kental dengan budaya Jogja ini melebur dalam desain modern minimalis. “Untuk tipe rumahnya, kami berikan 3 opsi pilihan type standar, yakni tipe 147/128, tipe 160/120, dan tipe 255/200, dengan dimensi luasan kavling 8 x 16 meter, 8 x 20 meter, dan 10 x 20 meter,” lanjut Monica, sapaan akrabnya.

    Hyarta Ecovillage ini telah mulai dipasarkan akhir tahun 2017 lalu dengan rencana menghadirkan total 92 unit, yang terbagi menjadi 83 unit residential dan 9 unit commercial area. “Kami saat ini sedang membuka pemasaran di tahap 2 dengan 40 unit rumah, sedangkan untuk tahap 1 sendiri hanya tersisa 2 unit hook. Respon pasar kelas premium Jogja cukup antusias, terbukti unit rumah kami telah laku 29 unit. Untuk Blok A dan B masing-masing menyisakan 2 unit kavling yang belum terjual. Saat ini kami membuka area depan, yakni Blok F dan G,” terang Monica. Hunian yang sekarang sudah dipatok dengan kisaran harga 4,3 miliaran untuk segmen menengah atas ini, tak hanya diincar oleh masyarakat Jogja, akan tetapi konsumen perumahan dari luar Jogja maupun luar Pulau Jawa, rasionya cukup berimbang. "Konsumen yang membeli, tak hanya untuk hunian. Ada yang untuk investasi, bahkan yang dari luar pulau, biasanya membeli untuk anaknya yang akan kuliah di Jogja, serta repeat order dari konsumen loyal kami di project sebelumnya, yakni Hyarta Residence," imbuh Monica.

    Sebagai salah satu fasilitas terpenting yang akan akan dihadirkan dalam Hyarta Ecovillage, clubhouse bintang lima ini tersedia untuk mendukung gaya hidup sehat dan kenyamanan penghuni. Dengan konsep one gate system, yang terkontrol keamanannya, dengan mainroad kawasan yang lebar, bersih, asri, dan sejuk akan membuat suasana di perumahan ini lega, nyaman, dan leluasa. Dilengkapi CCTV diberbagai sudut kawasan serta acces card untuk menjaga keamanan dan ketenangan penghuninya selama 24 jam. Clubhouse dilengkapi dengan kolam renang keluarga, gym, lounge yang luas, serta restoran. Kami juga akan menyediakan Estate Management untuk pemeliharaan serta pengelolaan lingkungan maupun kebutuhan seluruh kebutuhan penghuni,” terang Monica semangat.

    Saat ini progress di lapangan sudah dibangun beberapa unit pesanan konsumen serta beberapa fasilitas pendukung, yakni jalan taman, gazebo, maingate, serta green belt yang menyatu dengan taman kawasan . “Bahkan tak lama lagi kami buka Show Unit full furnished yang bertujuan memberikan gambaran lebih jelas tentang kualitas bangunan kami serta layout serta desain interiornya. Kami juga sediakan unit ready stock dengan tipe147/168. Kawasan Hyarta Ecovillage sudah semakin hidup, karena sudah ada 7 unit yang sudah serah terima dan langsung dihuni,” lanjutnya.

    Untuk cara bayarnya, terdapat beberapa opsi yakni untuk model installment (cash bertahap) diberikan opsi pembayaran bisa diangsur 12 X dan 24 X tanpa bunga. Untuk KPR, konsumen diberikan kemudahan dengan DP 20% serta DP tersebut yang bisa diangsur 4 X. . Dan yang paling penting, kelengkapan legalitas rumah di Hyarta Ecovillage sudah lengkap dan terjamin, yaitu sertipikat sudah pecah per kavling serta IMB nya pun sudah ready,” pungkas Monica Sunarto tegas.

    Tjokro Riverview muncul sebagai salah satu dari semakin terbatasnya kawasan hunian yang berada di lokasi tengah kota Jogjakarta. Tjokro Riverview ini, dikonsep layaknya townhouse dengan memadukan cluster hunian modern dengan estetika bangunan dalam langgam arsitektur tropis minimalis. Pengembang PT. Adisukma Land Development selaku developer berhasil memenuhi kebutuhan hunian berkonsep landed di tengah Kota Jogja. Tjokro Riverview terletak di area yang masih berada di tengah kotamadya Jogjakarta, lebih tepatnya di kawasan Kuncen, Wirobrajan, yang terkoneksi langsung dengan Jalan HOS Cokroaminoto, atau 1 km sebelah Barat kawasan Malioboro sebagai jantung kotanya. Pastinya sudah terdukung penuh dengan berbagai fasilitas penunjang kehidupan, baik fasilitas kesehatan, pendidikan, pusat perbelanjaan maupun tempat hiburan.

    Direktur Utama PT. Adisukma Land Development, Vendy Adi Sukma, mengatakan penjualan unit di Tjokro Riverview di tahun 2019 ini ternyata masih sangat antusias di tengah melambatnya penjualan properti di wilayah regional Jogja. “Momentum Lebaran 2019 kemarin, kami berhasil menjual 6 unit rumah. Mereka kebanyakan konsumen yang bekerja di luar Jogja yang sedang mudik atau liburan. Sehingga saat ini, unit Tjokro Riverview tinggal menyisakan 4 unit terakhir saja dari total 37 unit yang dipasarkan. Kami optimis bisa menjual keseluruhan unitnya sampai akhir tahun 2019 ini, atau persis 2 tahun kami sejak kami membuka kawasan ini,” paparnya semangat.

    Berdiri di lahan ± 5000 m² Tjokro Riverview menawarkan konsep rumah dua lantai dengan standar tipe 65 dengan luas lahan kavling tersisanya mulai 80 m² - 134 m², dengan pilihan lebar depan rumah 6 atau 8 meter. “Saat ini kami tawarkan unit rumah sudah berada dikisaran 1,2 miliaran, harga tersebut sudah termasuk IMB, biaya penyambungan PLN dan jaringan air bersih,” terang Vendy.

    Secara estetika fasad, diberikan aksen bata ekspos dan batu paras, serta kaca sudut untuk memberikan pencahayaan yang alami. Untuk layout tata ruang huniannya, lantai satu dikonsep sebagai area publik dengan ruang tamu, ruang keluarga, dapur, dan kamar mandi serta desain carport untuk menampung satu mobil. Sedangkan untuk area yang lebih private, disetting di lantai dua dengan penataan ruang berupa dua kamar tidur yang salah satunya bisa diberikan fasilitas kamar mandi dalam.”Namun cukup banyak konsumen kami yang melakukan penambahan ruang, kebanyakan menambah kamar tidur di lantai 1 dan menambah kamar mandi di lantai 2,” lanjutnya.

    Developer menyediakan beberapa cara bayar. “Untuk cash bertahap, dengan DP bisa 20% konsumen bisa mengangsur sisanya atau 80%-nya sampai 12 X tanpa bunga. Saat ini kami masih memberikan promo cashback up to 99 juta serta free BBN dan free biaya Notaris. Bagi yang berminat KPR, dengan bank kerjasama, bisa hanya dengan DP 10 % saja. Dan yang paling penting, sertipikat tanah Tjokro Riverview sudah pecah per kavling –nya serta IMB-nya pun sudah ready,” terang Vendy.

    Konsumen Tjokro Riverview dominan berasal dari luar Jogja, dan kebanyakan memiliki motivasi untuk investasi, baik akan dikontrakkan maupun dikemas menjadi homestay. “Bahkan ada pembeli awal kami, menitipkan ke kami untuk dijualkan kembali, karena mereka sangat yakin dengan potensi kenaikan nilai investasi di perumahan kami ini. Bisa dilihat dari kenaikan harga 1,5 tahun (Desember 2017-red) terakhir, bisa naik sebesar 400 jutaan, dari harga awal kami diangka 750 jutaan” pungkas Vendy Adi Sukma.

    Alamanda Estate Magelang, perumahan garapan Damai Putra Group terus menunjukan tajinya sebagai kawasan hunian kelas menengah prestisius dan berkelas yang tepatnya berada di Pandansari, Desa Sumberrejo , Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang dikonsep dengan sistem cluster. Sejak dipasarkan pada tahun 2008, perumahan dengan luas area ± 8 hektar ini dibagi menjadi beberapa kali cluster sesuai tahap pemasaran. “Tahap pertama kami sudah habis terjual dan dihuni. Selanjutnya, dibuka cluster Jasmine dengan total 35 unit rumah dan saat ini tinggal menyisakan unit-unit terakhirnya. Kami masih sediakan 3 unit rumah ready stock, yakni untuk tipe 80/144 sebanyak 1 unit dan tipe 50/96 sebanyak 2 unit. Sebagian besar hunian di cluster Jasmine sudah ditempati, ini membuktikan kawasan Alamanda Estate terbukti semakin hidup”, tutur Yoyok Sumaryoto.SE, Koordinator Marketing & Manajemen Estate Damai Putra Group Magelang.

    Aksesibilitas perumahan tersebut juga tidak kalah menarik, relatif dekat dengan berbagai fasilitas publik seperti Metro Square, Artos Mall, pasar tradisional, kampus 2 Universitas Muhammadiyah Magelang, SMA Taruna Nusantara, Akmil, dan Rumah Sakit Yoga Dharma Magelang. Alamanda Estate dibangun sebagai perumahan yang berada di geografis dengan udara yang masih segar, berada di jalur alternatif menuju arah perkembangan perkotaan Magelang, dan memiliki fasilitas yang nyaman seperti jalan lingkungan yang lebar, taman bermain, Tempat Ibadah, dan sistem kawasan one gate system dengan security 24 jam.

    Seolah mengikuti penjualan di cluster 1 dan cluster 2, Alamanda Estate di pemasaran cluster 3 juga tak kalah menarik dari segi penjualannya. Cluster 3 ini diberi nama cluster Tulip, yang menawarkan 38 unit kepada konsumen kelas menengah di Magelang. Memasuki pertengahan 2019 sudah laku 16 unit. Sukses penjualan tersebut tak luput dari kejelian pengembang dalam menyediakan konsep kawasan, model serta tipe rumah, dan harga yang sesuai daya beli pasar.

    “Di cluster Tulip ini, kami masih menyasar konsumen kelas satu lantai dengan pilihan hunian mulai dari tipe 38 dan tipe 50 dengan luasan tanah variabel, mulai luas 78 m² – 84 m². Kami juga sediakan 5 unit rumah ready stock dengan gaya arsitektur modern minimalis ini. Alamanda Estate ditawarkan dengan harga mulai dari 460 jutaan untuk hunian tipe 38 dan 520 jutaan untuk hunian dengan tipe 50. Harga tersebut sudah include PPN, IMB, penyambungan listrik, PDAM, Bea Balik Nama,” ungkap Yoyok, panggilannya.

    Yoyok kembali mengungkapkan jika harga yang saat ini ditawarkan telah mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Nilai investasi dalam kawasan Alamanda Estate tersebut saat ini sudah dapat dinikmati oleh konsumen-konsumen tahap satu dan tahap dua. Menurut Yoyok, pihaknya telah melihat nilai investasi perumahan yang sudah terbentuk tersebut cukup prospektif. “Kalau dari harga sudah berkembang pesat, dulu pada awal pemasaran tahap 1, hunian tipe 36 yang kami buka masih di kisaran harga mulai dari 100 jutaan,” ungkapnya.

    Untuk memberikan kemudahan bagi calon konsumen, memiliki hunian di Alamanda Estate, diberikan kemudahan dalam cara bayar. “Saat ini Damai Putra Group menawarkan kemudahan cara bayar, yakni installment (cash bertahap), yakni konsumen dapat membayar uang muka (DP) sebesar 20 % yang bisa diangsur sebanyak 6X atau senilai 15 jutaan. Selanjutnya sisanya bisa dibayar dengan cara KPR maupun tunai. “Kami juga ada beberapa promo special discount bagi konsumen yang membayar secara hard cash,” ungkap Yoyok. Wahyu Pras – red

    PARTNER
    Amata Desain    ABOV - Architecture.Branding.Visioning    Archira - Architecture & Interior    Yuliana Pertamanan    Lawangarep Studio    Puri Desain