[block:views=similarterms-block_1]
Pangan, sandang, dan papan merupakan kebutuhan primer bagi setiap manusia. Akan tetapi setiap manusia akan memiliki tingkat kebutuhan yang berbeda dalam pemenuhannya. Kebutuhan papan atau rumah menjadi kebutuhan yang tidak semua orang dapat terpenuhi, dengan takaran rumah layak huni dan sehat. Pergerakan harga yang melambung tinggi membuat sebagian orang kesulitan untuk membelinya. Hal tersebut terjadi juga di Kabupaten Bantul. Tingginya pertumbuhan pembangunan kawasan perumahan terbukti tidak menyerap semua kalangan. Khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sangat minim supply-nya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bantul, Drs. Trisaktiyana, M.Si, menuturkan selama ini pembangunan perumahan di Bantul masih banyak terpusat di tiga kecamatan, sehingga terjadi kenaikan harga yang cukup cepat. “Banguntapan, Sewon, dan Kasihan merupakan kecamatan yang paling banyak terjadi pembangunan perumahan. Hal ini dikarenakan ketiga kecamatan tersebut merupakan daerah penyangga kota, dengan akses yang baik untuk mencapai pusat-pusat kegiatan ekonomi, pendidikan, dan jasa”, tuturnya.